Pada penelitian
bidang ilmu sosial seperti manajemen, psikologi, sosiologi umumnya variabel-variabel penelitiannya dirumuskan
sebegai sebuah variabel
latent atau un-observed (sering juga disebut konstruk) yaitu variabel
yang tidak dapat diukur secara langsung, tetapi dibentuk dalam dimensi-dimensi
yang diamati atau indikator-indikator yang diamati. Biasanya
indikator-indikator ini diamati dengan menggunakan kuesioner atau angket yang
bertujuan untuk mengetahui pendapat responden tentang suatu hal misal komitmen
organisasi seorang karyawan.
Skala
yang sering dipakai dalam penyusunan kuesioner adalah skala ordinal atau sering
disebut skala linkert, yaitu skala yang berisi lima tingkat preferensi jawaban
dengan pilihan sebagai berikut :
1
= Sangat tidak setuju
2
= Tidak setuju
3
= Ragu-ragu atau Netral
4
= Setuju
5
= Sangat setuju
7.1. Uji Validitas
Uji validitas
digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu
kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan
sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Misalkan kita ingin mengukur komitmen
organisasi seorang karyawan dan karyawan tersebut di beri 5 (empat) pertanyaan,
maka pertanyaan tersebut harus dapat secara tepat mengungkapkan komitmen organisasi.
Jadi validitas ingin mengukur apakah pertanyaan dalam kuesioner yang sudah kita
buat betul-betul dapat mengukur apa yang hendak kita ukur.
Mengukur
validitas dapat dilakukan dengan melakukan korelasi bivariate antara
masing-masing skor indikator dengan total skor konstruk.. Dalam hal ini
melakukan korelasi masing-masing skor item 1, item 2, item 3, item 4 dan item 5
dengan total skor komitmen organisasi. Hipotesis yang diajukan:
Ho: Skor butir pertanyaan tidak berkorelasi
dengan total skor konstruk
Ha : Skor butir pertanyaan berkorelasi dengan
total skor konstruk.
Uji
signifikansi dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung dengan r table untuk
degree of freedom (df)= n - 2 , dalam hal ini n adalah jumlah sample. Pada
kasus kita konstruk komitmen organisasi jumlah sample (n) = 60 dan besarnya df
dapat dihitung 60 - 2 = 58 dengan df=58 dan alpha=0.05 didapat r tabel = (Iihat r tabel pada df=58 dengan uji dua
sisi).
Langkah
analisis dengan SPSS adalah sebagai berikut :
a.
Buka file data kuesioner dengan
perintah File/Open/data latihan
b.
Dari menu SPSS pilih menu
Analyze, kemudian pilih submenu Correlate, lalu pilih Bivariate
c. Isikan dalam kotak variables kelima indikator
pertanyaan
d. Pilih Correlation Coefficients Pearson
e. Pilih Ok
7.2. Uji
Reliabilitas
Reliabilitas merupakan alat ukur untuk mengukur
suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Suatu
kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap
pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Nunally (1967)
mengemukakan bahwa, suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika
memberikan nilai Cronbach Alpha > 0,60. Langkah analisis adalah sebagai
berikut :
- Buka file data latihan dengan perintah file/open/data
- Dari menu utama SPSS, pilih Analyze, scale kemudian pilih sub menu Reliability Analysis
- Masukkan indikator item pertanyaan satu
sampai dengan lima ke dalam kotak item dan pilih model Alpha
- Pilih tombol Statistic
- Pada bagian Descriptive for, pilih item, Scale, Scale if item deleted dan Inter-item Correlation
- Pilih Continue dan OK