Analisis faktor pada
prinsipnya digunakan untuk mereduksi data, yaitu proses untuk meringkas sejumlah
variabel menjadi lebih sedikit dan menamakannya sebagai faktor. Jadi dapat daja
dari 6 atribut yang mempengaruhi sikap konsumen tersebut setalah dilakukan
analisis faktor sebenarnya 10 atribut tersebut dapat diringkas menjadi 3 faktor
utama saja.
PROSES ANALISIS F AKTOR
Secara garis besar, tahapan pada analisis
faktor:
- Memilih
vaήabeΙ yang layak dimasukkan dalam analisis faktor. Oleh karena analisis
faktor berupaya mengelompokkan sejumlah variabel, maka seharusnya ada
korelasi yang cukup kuat di antara variabel sehingga akan terjadi
pengelompokan. Jika sebuah variabeΙ atau lebih berkorelasi lemah dengan
variabel lainnya, maka variabel tersebut akan dikeluarkan dari analisis
faktor. Alat seperti MSA atau Barlett's Test dapat digunakan untuk
keperluan ini.
- Setelah
sejum1ah variabeΙ terpilih, maka dilakukan ”ekstrakssi” variabel
tersebut hingga menjadi satu atau beberapa faktor. Beberapa metode
pencarian faktor yang populer adalah Ρrincipal Component dan Maximum
Likehood.
- Faktor
yang terbentuk, pada banyak kasus, kurang menggambarkan perbedaan diantara
faktor-faktor yang ada. Untuk itu, jika isi faktor masih diragukan, dapat
dilakukan proses rotαsi untuk memperjelas apakah faktor yang terbentuk
sudah secara signifikan berbeda dengan faktor lain.
- Setelah faktor benar-benar sudah terbentuk, maka proses dilanjutkan dengan menamakan faktor yang ada. Kemudian beberapa langkah akhir juga perlu dilakukan, yaitu validasi hasil faktor.
1. Memilih Variabel
Langkah
Analisis
a.
Buka
file faktor 2.sav
b.
Dari Menu utama SPSS pilih Anαlyze, lalu submenu Dαtα
Reduction,lalu
pilih Fαctor
c.
Pada kotak
Vαriαbles isikan variabel
d.
Pilih Descriptive.
Untuk correlation matrix, pilih (aktifkan) KMO and
Bartlett’s Test of sphericity dan anti image, abaikan yang lain. Untuk
statistic biarkan pada pilihan default (initial solution)
e.
Pilih Continue
dan abaikan lainnya
lalu Ok
ANALISIS FAKTOR
Setelah
sejumlah variabel dipilih, proses selanjutnya adalah mencari faktor.
Langkah:
a.
Buka file faktor2 (atau jika
sudah terbuka, lakukan prosedur selanjutnya)
b.
Dari menu utama SPSS, pilih
menu ,Reduction, kemudian pilihan Factor....
c.
Pada kotak
Vαriαbles isikan variabel
d.
Klik
icon EXTRACTΙON. Tampak di layar:
Pengisian:
·
Untuk METHOD, pilih Pricipal
Components. Hal ini berarti Metode analisis untuk mencari faktor yang digunakan
adalah Principal Components.
·
Untuk DISPLAY, selain default
Unrotated Factor Solution, aktifkan juga pilihan Scree Plot.
e.
Abaikan bagian lain dan tekan
Continue untuk kembali ke kotak dialog utama.
f.
Abaikan icon yang lain dan
tekan ΟΚ